Peringati HAN, Empat Hal Ini Yang Disoroti Komunitas Anak

arifhamidrahman.com – Seperti dilakukan anak-anak Warung Basecamp (Warbase dan Tunas Indonesia Raya (Tidar). Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua Fraksi Gerindra Kota Bandung Arif Hamid Rahman.

Pada Hari Anak Nasional ini, sedikitnya ada empat hal yang disoroti Warbase. Utamanya terkait kekerasan. Sebabnya mereka menilai, masih ada anak dan perempuan menjadi korban kekerasan tersebut.

Hal pertama adalah mengutuk segala bentuk kekerasan pada anak dan perempuan. Kedua, hentikan kekerasan dan perilaku kejam kepada anak dan ketiga adalah meminta pemerintah melindungi korban kekerasan.

Hal keempat, Warbase mendesak agar pemerintah menciptakan wilayah atau ruang publik yang benar-benar ramah terhadap anak dan perempuan. Pemerintah dinilai belum belum tampak serius.

Aspirasi yang disampaikan Warbase, dinilai Arif Rahman merupakan representasi dari keinginan warga masyarakat Kota Bandung. Pasalnya, kekerasan terhadap anak hingga sekarang ini masih saja terjadi.

Arif Hamid Rahman ikut merayakan Hari Anak Nasional di Car Free Day Dago (23/7)

“Semua warga tentunya menginginkan hal yang sama. Yaitu stop kekerasan terhadap anak,” kata Arif saat ditemui di lokasi yang sama.

Arif Hamid Rahman ikut merayakan Hari Anak Nasional di Car Free Day Dago (23/7)

Menurut salah satu kontestan Pilwalkot Bandung tersebut, kekerasan yang dialami akan berdampak terhadap psikologis dan menyebabkan traumatik mendalam. Hal itu dituturkan dia bakal mengganggu tumbuh kembang anak.

“Anak-anak adalah harapan bangsa dan calon pemimpin massa depan. Jadi, kekerasan terhadap anak harus dihentikan,” ucapnya.

Ditambahkan Arif, peran pemerintah dalam menekan dan menghilangkan kekerasan terhadap anak sangat besar. Satu diantaranya dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat menciptakan kepedulian dan kasih sayang.

“Juga membangun ruang publik yang ramah terhadap anak,” ujar dia. [jek]

sumber: inilahkoran